Showing posts with label Knowledge. Show all posts
Showing posts with label Knowledge. Show all posts

Sunday, 27 March 2022

130 Siswa-Siswi di Karawang Ikut LDKS Yayasan Saan Mustopa Center



SMC- Yayasan Saan Mustopa Center, gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk para siswa-siswi sekolah menengah di kabupaten Karawang, Tirtajaya, Minggu, 27/3/2022.

Peserta berasal dari  sekolah SMA, SMK, MA dan Pondok Pesantren mencapai 150 siswa-siswi yang ikut menghadiri, kegiatan dilaksanakan selama 3 hari dimulai tanggal 25,26 sampai 27 kemarin.

Mengusung tema "Mempersiapkan Generasi Milenial yang Humanis, Agamis, serta Amanah untuk Organisasi, Umat dan Bangsa", Kegiatan LDKS ini diisi oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muawanah , Rengasdengklok, Kyai Iskandar. Selain itu materi-materi kepemimpinan pun diisi oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Indonesia (UI).

Ketua Yayasan Saan Mustopa Center, Aldi Sa'adilah Albasith, SH dalam sambutanya mengatakan.

 "LDKS ini sudah mencapai angkatan ke-7, karena setiap tahun selalu mengadakan kegiatan rutinitas ini untuk memberikan asupan intelektual siswa-siswi disekolah, serta melatih jiwa kepemimpinan dan keaktifan mereka," tuturnya.

Ditempat yang sama, Mahasiswa Pascasarjana UI, Enda, S.Sos, menjelaskan kepada seluruh peserta tentang pentingnya menanamkan mental pemberani dan aktivis pada kehidupan dalam mengambil keputusan.

"Kita sebagai calon pemimpin, harus berani dalam mengambil keputusan baik di sekolah maupun di masyarakat, kita harus belajar menganalisis sosial agar mampu memahami potensi apa yang ada pada lingkungan setempat dan ungkapkan demi kebaikan," jelasnya.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI sekaligus Pembina Yayasan,  Kang Saan Mustopa, M.Si  yang mengatakan dalam sambutannya, " siswa-siswi yang sekolahnya jauh dari kota pun berhak untuk sukses, jangan berkecil hati. Kalau kita mempunyai soft skill dan keahlian yang mumpuni kita layak mendapatkan kesuksesan itu. Saya bangga dengan kegiatan ini, karena mampu melatih soft skill serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini,"

Friday, 10 July 2020

Mengenal Lebih Dalam Bahasa Indonesia



PENGERTIAN BAHASA

Fungsi bahas adalah pemahaman dasar dalam memahami bahasa, bisa lebih mendalami dan dapat mengapalikasikan dengan baik dan identifikasi diri, bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat  ucap manusia, mungkin ada yang kebenaran dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi, mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama.

FUNGSI BAHASA

Fungsi bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

·         Alat untuk Ekspresi Diri

·         Alat untuk Komunikasi

·         Alat untuk Adaptasi Sosial

·         Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia

·         Alat untuk mengidentifikasi diri

·         Alat control sosial dan integrasi (penyatuan)

·         Alat untuk berpikir dan lain-lain

RAGAM BAHASA

Ragam bahasa pada masyarakat suatu golongan seperti ragam bahasa orang akademisi berbeda dengan ragam bahasa orang jalanan, ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan, ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal dan informasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan, lidah setajam pisau atau silet oleh karena itu sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara atau target komunikasi, bahasa isyarat atau gestur atau bahasa tubuh adalah salah satu cara berkomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh, bahasa isyarat digunakan permanen oleh penyandang cacat karena mereka mempunyai bahasa sendiri, bahasa bisa punah karena kebanyakan bahasa didunia ini tidak setatis, dan mencuri kata-kata dari bahasa lain, bahasa hidup dan berkembang ketika masyarakat menuturkannya sebagai alat komunikasi utama, meskipun masih ada sedikit penutur asli yang menggunakan tetapi generasi muda tidak lagi menjadi penutur bahasa tersebut.

Banyak situasi yang menyebabkan bahasa punah, sebuah bahasa punah ketika bahasa itu berubah bentuk menjadi famili bahas-bahasa lain, orang indonesia kini boleh jadi tidak mengerti bahasa melayu yang digunakan di indonesia awal abadi ke20, karena bahasa indonesia saat ini berasal dari bahasa melayu yang telah mengalami infusi kata-kata bahasa asing, bisa dikatakan bahasa melayu bermetamorfosis dalam bahasa indonesia, kelak kalau bahasa indonesia makin berkembang dan demikian pula bahasa melayu malaysia kemungkinan bahasa melayu akan punah, karena pengaruh globalisasi dan IPTEK menyebapkan masyarakat indonesia menganggap bahasa indonesia itu : Tida gaul, Terlalu formal, Rapuhnya bahasa indonesia di sebapkan: Tergerus arus globalisasi, kemungkinan banyak orang yang tidak menyukai peraturan bahasa indonesia, tidak adanya relasi masyarakat dengan pemerintahan tentang pembudidayaan,

Bahas daerah juga memberi pengaruh pada perkembangan bahasa indonesia, karena bahasa indonesia mungkin dianggap terlalu formal untuk dipakai sehari-hari, tidak apa-apa sebenarnya bahasa asing menyerap  kedalam bahasa indonesia, bahasa indonesia harus luwes menerima unsur bahasa lain, bahasa indonesia mengenal dua macam serapan yakni : Unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa indonesia. Unsur asing yang pengucapan dan penulisannya telah disesuaikan dengan kaidah bahasa indonesia.

 

 

1.      MEMBUAT RESUME EJAAN YANG DI SEMPURNAKAN

 

Pemakaian Huruf

Huruf Abjat

Ada 26 yang masing-masing memiliki jenis huruf besar dan kecil.

Huruf Vokal

Ada 5: a, e, i, o, dan u, tanda aksen e dapat digunakan pada huruf e jika ejaan kata menimbulkan keraguan.

Huruf Konsonan

Ada 21 : b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z huruf c, q,v w, x, dan y tidak punya contoh di akhir kata. Huruf x tidak punya contoh di tengah kata huruf q dan x digunakan khusus untuk nama dan keperluan.

Diftong

Ada 3 : ai, au, dan oi.

Gabungan Konsonan

Ada 4 : kh ng, ny, dan sy.

Pemenggalan Kata

·         Kata dasar

Di antara dua vokal berurutan di tengah kata (diftong tidak pernah diceraikan): ma-in, sebelum huruf konsonan yang diapit dua vokal di tengah kata: man-di, diantara konsonan pertama dan kedua pada tiga konsonan yang berurutan di tengah kata: ul-tra,

·         kata berimbuhan: Sesudah awalan atau sebelum akhiran: me-rasa-kan.

·         Gabungan kata: di antara unsur pembentuknya: bi-o-gra-fi.

Huruf Kapital

·         Huruf pertama pada awal kalimat

·         Huruf pertama petikan langsung

·         Huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama tuhan dan kitab suci termasuk kata ganti untuk tuhan

·         Huruf pertama nama gelar kehormatan keturunan dan keagamaan yang dikuti nama orang (tidak berlaku jika tidak dikuti nama orang)

 

2.      MEMBUAT RESUME PRNGERTIAN MENULIS, TAHAPAN DALAM MENULIS

PENGERTIAN MENULIS

Lambang atau simbol yang di buat secara  sistematis sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh orang lain, lengan dan mata secara terintegrasi, keterampilan menulis merupakan sebuah kemampuan motorik sehingga dapat dikembangkan dengan kegiatan lain untuk menunjang keberasilan dalam menulis seperti saat bermain sambil menulis apa saja yang dikerjakannya, keberasilan menulis adalah dengan menggunakan lambang-lambang dari bahasa yang dipahami oleh penulis maupun pembaca menggunakan bahasa yang sama.

TAHAPAN DALAM MENULIS

Pada tahap ini dibahas setiap butir yang ada di dalam karangan yang disusun, ini berarti digunakan bahan-bahan yang sudah diklasifikasikan menurut keperluan sendiri, disadari bahwa masi diperlukan bahasa lain

·         Isi karangan

Bagian isi karangan merupakan inti dari karangan itu sendiri, dan kesimpulan

 

·         Kosakata atau pilihan kata

Mendefinisikan pilihan kata adalah seleksi kata-kata untuk mengespresikan ide atau gagasan atau persamaan, dengan pemilih kata persyaratan pokok yang harus diperlukan yaitu ketepatan dan kesesuaian, aspek logika kata-kata; kata kata yang dipilih harus secara tepat mengungkapkan apa yang ingin diungkapkan, menyangkut aspek sosial kata-kata.

 

·         Kalimat efektif

Kalimat yang mengandung gagasan haruslah yang memenuhi syarat gramatikal, atau menerbitkan selera pembaca.

 

·         Paragraf

Yang berhubungan satu dengan yang lain sehingga merupakan kesatuan utuh untuk menyampaikan suatu maksud, sampai pada kalimat penutup, himpunan kalimat ini saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah karangan,

 

 

3.      MEBUAT RESUME FONOLOGI, MORFOLOGI, DAN SINTAKSIS

 

Fonologi

Fonologi adalah ilmu tentang perbendaharaan bunyi-bunyi (fonem) bahasa dan distribusinya, fonologi diartikan sebagai kajian bahasa yang mempelajari tentang bunyi-bunyi bahasa yang diproduksi oleh alat ucap manusia, bidang kajian fonologi adalah bunyi bahasa sebagai satuan terkecil dari ujaran dengan gabungan bunyi yang membentuk suku kata.

Terdiri dari gabungan kata fon (yang berarti bunyi) dan logika (yang berarti ilmu) dalam khazanah bahasa indonesia, istilah fonologi merupakan turunan kata dari bahasa belanda, yaitu fonologie, yaitu fonetik dan fonemik, fonologi berbeda dengan fonetik, fonentik mempelajari bagimana bunyi-bunyi fonem sebuah bahasa direalisasikan atau dilafalkan, terutama yang  berubungan dengan penggunaan dan pengucapan bahasa,fonetik adalah bagian fonologi yang mempelajari cara mengasilkan bunyi bahasa atau bagimana suatu bunyi bahasa diproduksi oleh alat ucap manusia,fonemik adalah bagian fonologi yang mempelajari bunyi ujaran menurut fungsinya sebagai pembedan arti,

Ada 3 (tiga) unsur penting ketika organ ucap manusia memperoduksi bunyi atau fonem yaitu:

·         Udara- sebagai penghantar bunyi.

·         Artikulator- bagian alat ucap yang bergerak.

·         Titik artikulasi (disebut juga artikulator pasif) – bagian alat ucap yang menjadi titik sentuh artikulator.

Sedangkan fonem adalah satuan bunyi ujaran terkecil yang membedakan arti, variasi fonem karena pengaruh lingkungan yang dimasuki disebut alofon, jadi fonem berbeda dengan huruf dan kluster (konsonan rangkap)

Vokal : Adalah fonem yang dihasilkan dengan menggerakkan udara keluar tanpa rintangan, terdapata huruf vokal, huruf vokal merupakan huruf-huruf yang dapat berdiri tunggal dan mengasilkan bunyi sendiri, huruf vokal terdiri atas: a, i, u, e, dan o, huruf vokal sering pula disebut huruf hidup,

Konsonan : Adalah fonem yang dihasilkan dengan menggerakkan udara keluar dengan rintangan, yang dimaksud dengan rintangan adalah terhambatnya udara keluar oleh adanya gerakan atau perubahan posisi artikulator, yaitu huruf-huruf yang tidak dapat berdiri tunggal dan membutuhkan keberadaan huruf vokal untuk mengasilkan bunyi, huruf konsonan tersebut terdiriatas: b, c, d , f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z, huruf konsonan sering pula disebut sebagai huruf mati.

 

MORFOLOGI

Morfologi adalah cabang liguistik yang mengidentikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatika, morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata, kata morfologi berasal dari kata morphologie, kata morpholohi berasal dari bahasa yunani morphe yang digagabungkan dengan logos, morphe berarti bentuk dan logos berarti ilmu, kata morfologi berarti ilmu tentang bentuk yang dipelajari dalama morfologi ialah bentuk kata, juga menjadi objek pembicaraan dalam morfolog, secara struktural objek pembicaraan dalam morfologi adalah adalah morfem pada tingkat terendam dan kata pada tingkat terendah dan kata pada tingkat tertinggi dikatakan bahwa morfologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk kata (struktur kata) serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap maka (arti) dan kelas kata.

 

SINTAKSIS

Sintaksis merupakan struktur internal bahasa dalam objek kajian ilmu linguistik dan menjelaskan pengertian sintaksis sebagai l”etude des relations entre les mots dans le discours (studi tentang hubungan kata-kata di dalam wacana), selain itu dijelaskan juga bahwa sintaksis adalah etude de la forme des syntagmes ou des combinaisons des mots setudi tentang bentuk sintagma atau kombinasi kata-kata, jadi secara etimologi sintaksis berarti menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat, sintaksis merupakan tatabahasa yang membahasa hubungan antara kata-kata di dalam sebuah tuturan,tata bahasa sendiri terdiri atas morfologi yang menyangkut struktur gramatikal di dalam kata sintaksis yang mmempelajari tatabahasa diantara kata-kata didalam tuturan, verhaar 2001 juga menjelaskan pengertian sintaksis sebagai cabang ilmu linguistik yang menyangkut susunan kata-kata di dalam kalimat, kajian tentang bentuk-bentuk atau bagian-bagian dari wacana fleksi dan pembentukan kata atau derivasi

 

4.      MEMBUAT RESUME PENGERTIAN KATA, DAN MACAM MACAM KATA

PENGERTIAN KATA

Kata adalah dari bahasa sanskerta “kata” yang mempunyaiarti konversasi, bahasa, cerita, atau dongeng, kata yaitu unit bahasa yang berisikan arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem, Kata bisa diartikan sebagai elemen terkecil dalam bahasa yang bisa diucapkan atau dituliskan dan merupakan suatu realisasi dari kesatuan perasaan atau pikiran yang dipakai dalam berbahasa, kumpulan atau penggabungan kata akan menjadi frasa, kalusa dan kalimat.

FUNGSI KATA

Kata mempunyai fungsi menjadi penyusun kalimat. Masing-masing kata mempunyai arti yang berbeda arti kata dapat berubah sesuai dengan pemakaiannya pada kalimat. Membuat kalimat yang efektif dibutuhkan beberapa jenis kata sebagai penyusunan.

 

JENIS-JENIS KATA

 Menurut tata bahasa baku bahasa indonesia, kata dibagai menjadi tujuh jenis, yakni.

Kata Kerja (Verba) : kata kerja atau verba merupakan jenis kata yang memiliki fungsi menerangkan sebuah tindakan, pengalama, keberadaan atau seluh bentuk aktivitas dinamis lainnya. Pada kalimat kata kerja mempunyai posisi sebagai predikat, misalnya suatu contoh kata kerja yaitu makan, minum, kerja antara lain:

·         Mempunyai arti perbuatan kegiatan atau tindakan

·         Mempunyai arti peroses

·         Biasanya diikuti kata benda

·         Biasanya diikuti kata sifat atau keterangan

·         Biasanya dibentuk dengan imbuhan me-di-ber-ter-di-ka, ber-an memper-an dan memper-i

·         Kata dapat diawali kata yang menyatakan waktu, seperti telah, akan, sedang, hampir, segera.

·         Bisa diperluas dengan cara menambahkan dengan kata sifat sesudahnya misalnya seperti doni berjalan dengan cepat, dan lain-lain

Kata Benda (Nomina) : Kata benda atau nomina merupakan kata yang mengarah pada segala hal yang dapat dibentuk kata benda biasa dipakai untuk menyebutkan makhluk hidup, benda mati ataupun tempat. Contoh kata benda antara lain manusia, ilmu, makanan, dan lain-lain.

·         Bisa diperluas dengan menambahkan kata sifat, contohnya adalah motor yang bagus.

·         Dibatalkan dengan kata bukan, misalnya seperti bukan kaca

·         Pada kalimat dapat berkedudukan sebagai subjek dan objek. Contohnya seperti gadis membeli motor baru, dalam kalimat itu kata gadis dan motor adalah kata benda

Kata Sifat (Adjektiva) : Kata sifat atau adjektiva merupakan Kata yang dipakai untuk menerangkan sifat atau kondisi suatu hal seperti makhluk hidup,benda mati, tempat, waktu ataupun yang lainnya. Dalam pemakaiannya di kalimat kata sifat biasa digunakan untuk menerangkan keadaan subjek atau objek kalimat tersebut.

·         Bisa dibatalkan atau yang bersifat dengan kata tidak, atau bukan, contohnya tidak baik, tidak pandai dan lain sebagainya.

·         Bisa diberikan keterangan penguat kata penguat yang biasa dipakai antara lain seperti amat, sangat, paling, sekali, benar. Contohnya sangat luas, amat banyak dan lain-lain.

·         Bisa diberikan penjelasan pembagian kata pembanding yang biasa dipakai antara lain, lebih, kurang, paling. Contohnya adalah, mobil ini, rasanya sepeda motor itu kurang nyaman.

Kata Keterangan (Adverbia) : Kata keterangan atau adverbia merupakan kata yang menunjukan keterangan (penjelasan) mengenai kata lain (kata bilangan, kata kerja, dan kata sifat) dalam suatu  kalimat. Tetapi kata keterangan tidak dapat menerangkan kata benda atau kata ganti benda, menurut bahasa, kata adverbia dari bahasa latin, yakni ada yang artinya untuk dan verbum yang artinya kata pada setruktur kalimat, kata keterangan seringkalih dilambangkan dengan K yang artinya keterangan.

·         Memberikan penjelasan mengenai kata lain

·         Tidak dapat dipahami untuk sebagai penjelas kata benda atau kata ganti benda

·         Seringkali letaknya di awal atau akhir kalimat

·         Dapat dipakai untuk seluruh jenis kalimat

Kata Ganti (pronomina) : kata ganti atau promina merupakan jenis kata yang dipakai untuk menggantikan posisi kata abenda atau orang dalam kalimat kata ganti (pronomina) berfungsi untuk memperhalus kalimat mereka dan lain sebagainya.

·         Biasanya dalam suatu kalimat kata ganti berada di posisi subjek dan objek nanya pada kalimat tertentu pronomina dipakai sebagai predikat

·         Jenis kata ganti yang dipakai berubah-ubah sesuai dengan kata yang hendak dipakai dan penggunaanya dalam kalimat

Kata Bilangan (Numeralia) : Kata bilang atau numeralia merupakan jenis kata yang mempunyai fungsi untuk menyatakan jumblah benda atau urutannya dalam suatu deretan , ada dua jenis kata bilangan.

·         Kata Bilangan Tentu (Takrif)

Adalah kata bilangan yang dipakai apabila sudah jelas berapa nominal yang dimaksudkan seperti satu, ketujuh, setengah, dan lain-lain

·         Kata Bilangan Tak Tentu

Contoh seperti beberapa, seluruh, banyak dan lain-lain

Kata Tugas

Kata tugas merupakan salah satu jenis kata dalam bahasa indonesia yang hanya mempunyai arti leksikal atau arti tetap, ada beberapa kelompok kata tugas antara lain.

·         Kata Depan (Preposisi)

Kata depan merupakan kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat yang diikuti oleh nominal atau pronominal.

Kata depan adalah kata yang menjadi penghubung kata benda dengan bagian kalimat. Kata depan dipakai untuk menghantar objek penyerta kalimat dan tidak dapat mengantarkan subjek kalimat.

·         Kata Penghubung (Konjungsi)

Kata penghubung/kata hubung/kata sambung merupakan kata yang fungsinya sebagai penghubung antara satu kata dengan kata lainnya (dalam suatu paragraf).

 


Wednesday, 1 July 2020

Ilmuan dan Materi






Ilmuan Dan Materi

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : تَعِسَ عَبْدُ الدِّينَارِ وَالدِّرْهَمِ وَالْقَطِيفَةِ وَالْخَمِيصَةِ ، إِنْ أُعْطِىَ رَضِىَ ، وَإِنْ لَمْ يُعْطَ لَمْ يَرْضَ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda, “Celakalah hamba (orang yang diperbudak) dinar, dirham, beludru dan kain bergambar. Jika dia diberi dia ridha, jika tidak diberi dia tidak ridha.[ HR. Tirmidzi, no. 2336; Ahmad 4/160; Ibnu Hibbân no. 3223]

Hikmah yang terdapat di dalam hadist:

1- Hendaknya seorang hamba tidak membiarkan dirinya diperbudak materi dalam kehidupannya, selalu berangan-angan dan bermimpi untuk mendapatkannya, mencintai dan membenci karenanya, membela dan memusuhi hanya demi harta. Karena hal itu hanya akan membawa kepada kehancurannya.
2- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Sepantasnya seseorang itu mengambil harta dengan kemurahan jiwa, agar dia diberkahi di dalam hartanya. Jangan sampai dia mengambilnya dengan ambisi dan rakus. (al-Washiyatul Kubrâ, hlm. 55, tahqîq : Syaikh Salîm al-Hilâli)
3- Materi itu adalah ujian, padahal manusia sangat menyukainya. Oleh karena itu, banyak orang yang gagal dalam menghadapi ujian besar ini. Sedikit sekali orang yang bisa bersyukur kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala atas limpahan nikmatNya yang tidak terhitung banyak dan nilainya. 
4- Banyak orang mengira, jika Alloh memberikan materi/nilai yang banyak/bagus kepadanya, itu bertanda Alloh mencintainya. Sebaliknya, jika Alloh mengurangi rizqinya, itu pertanda Alloh menghinakannya. Ini adalah anggapan keliru. Karena semua itu merupakan ujian dari Alloh Azza wa Jalla . 
5- Alloh memberikan materi kepada siapa yang disukai atau yang dibenci.
6- Akhirnya seseorang harus menyadari, bahwa semua ini adalah ujian, supaya menghadapinya dengan keta'atan.

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

1- Kemuliaan dan kehinaan tidak bisa diukur dengan materi/nilai 

فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ

Adapun manusia, jika dia diuji oleh Rabbnya, dimuliakan dan diberi kesenangan, maka dia akan berkata, “Rabbku telah memuliakanku”. Sedangkan bila Rabbnya mengujinya lalu membatasi rizkinya, maka dia berkata, “Rabbku telah menghinakanku”. [al-Fajar/89:15-16]

2- Materi/nilai merupakan ujian.

أَيَحْسَبُونَ أَنَّمَا نُمِدُّهُمْ بِهِ مِنْ مَالٍ وَبَنِينَ نُسَارِعُ لَهُمْ فِي الْخَيْرَاتِ ۚ بَلْ لَا يَشْعُرُونَ

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka ? tidak, sebenarnya mereka tidak sadar. [al-Mukminûn/23:55-56].

3- Banyak orang gagal diuji dengan materi/nilai 

وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ

ٌDan jikalau Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi.
[Surat Ash-Shura : 27]. Wallohu A'lam Bissowab