PENGERTIAN
BAHASA
Fungsi bahas adalah pemahaman
dasar dalam memahami bahasa, bisa lebih mendalami dan dapat mengapalikasikan
dengan baik dan identifikasi diri, bahasa adalah alat komunikasi antara anggota
masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia, mungkin ada yang kebenaran
dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan
komunikasi, mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan
komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati
bersama.
FUNGSI BAHASA
Fungsi bahasa
dalam kehidupan sehari-hari.
·
Alat untuk
Ekspresi Diri
·
Alat untuk
Komunikasi
·
Alat untuk
Adaptasi Sosial
·
Alat untuk
bekerja sama dengan sesama manusia
·
Alat untuk
mengidentifikasi diri
·
Alat control
sosial dan integrasi (penyatuan)
·
Alat untuk
berpikir dan lain-lain
RAGAM BAHASA
Ragam bahasa pada masyarakat
suatu golongan seperti ragam bahasa orang akademisi berbeda dengan ragam bahasa
orang jalanan, ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa
tulisan, ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal dan
informasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung
komunikasi yang dilakukan, lidah setajam pisau atau silet oleh karena itu
sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara atau
target komunikasi, bahasa isyarat atau gestur atau bahasa tubuh adalah salah
satu cara berkomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh, bahasa isyarat digunakan
permanen oleh penyandang cacat karena mereka mempunyai bahasa sendiri, bahasa
bisa punah karena kebanyakan bahasa didunia ini tidak setatis, dan mencuri
kata-kata dari bahasa lain, bahasa hidup dan berkembang ketika masyarakat
menuturkannya sebagai alat komunikasi utama, meskipun masih ada sedikit penutur
asli yang menggunakan tetapi generasi muda tidak lagi menjadi penutur bahasa
tersebut.
Banyak situasi yang menyebabkan
bahasa punah, sebuah bahasa punah ketika bahasa itu berubah bentuk menjadi
famili bahas-bahasa lain, orang indonesia kini boleh jadi tidak mengerti bahasa
melayu yang digunakan di indonesia awal abadi ke20, karena bahasa indonesia
saat ini berasal dari bahasa melayu yang telah mengalami infusi kata-kata
bahasa asing, bisa dikatakan bahasa melayu bermetamorfosis dalam bahasa
indonesia, kelak kalau bahasa indonesia makin berkembang dan demikian pula
bahasa melayu malaysia kemungkinan bahasa melayu akan punah, karena pengaruh
globalisasi dan IPTEK menyebapkan masyarakat indonesia menganggap bahasa
indonesia itu : Tida gaul, Terlalu formal, Rapuhnya bahasa indonesia di
sebapkan: Tergerus arus globalisasi, kemungkinan banyak orang yang tidak
menyukai peraturan bahasa indonesia, tidak adanya relasi masyarakat dengan
pemerintahan tentang pembudidayaan,
Bahas daerah juga memberi
pengaruh pada perkembangan bahasa indonesia, karena bahasa indonesia mungkin
dianggap terlalu formal untuk dipakai sehari-hari, tidak apa-apa sebenarnya
bahasa asing menyerap kedalam bahasa
indonesia, bahasa indonesia harus luwes menerima unsur bahasa lain, bahasa
indonesia mengenal dua macam serapan yakni : Unsur asing yang belum sepenuhnya
terserap ke dalam bahasa indonesia. Unsur asing yang pengucapan dan
penulisannya telah disesuaikan dengan kaidah bahasa indonesia.
1.
MEMBUAT RESUME
EJAAN YANG DI SEMPURNAKAN
Pemakaian Huruf
Huruf Abjat
Ada 26 yang masing-masing
memiliki jenis huruf besar dan kecil.
Huruf Vokal
Ada 5: a, e, i, o, dan u, tanda
aksen e dapat digunakan pada huruf e jika ejaan kata menimbulkan keraguan.
Huruf Konsonan
Ada 21 : b, c, d, f, g, h, j, k,
l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z huruf c, q,v w, x, dan y tidak punya
contoh di akhir kata. Huruf x tidak punya contoh di tengah kata huruf q dan x
digunakan khusus untuk nama dan keperluan.
Diftong
Ada 3 : ai, au, dan oi.
Gabungan
Konsonan
Ada 4 : kh ng, ny, dan sy.
Pemenggalan Kata
·
Kata dasar
Di antara dua vokal berurutan di
tengah kata (diftong tidak pernah diceraikan): ma-in, sebelum huruf konsonan
yang diapit dua vokal di tengah kata: man-di, diantara konsonan pertama dan
kedua pada tiga konsonan yang berurutan di tengah kata: ul-tra,
·
kata berimbuhan:
Sesudah awalan atau sebelum akhiran: me-rasa-kan.
·
Gabungan kata:
di antara unsur pembentuknya: bi-o-gra-fi.
Huruf Kapital
·
Huruf pertama
pada awal kalimat
·
Huruf pertama
petikan langsung
·
Huruf pertama
dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama tuhan dan kitab suci termasuk kata
ganti untuk tuhan
·
Huruf pertama
nama gelar kehormatan keturunan dan keagamaan yang dikuti nama orang (tidak
berlaku jika tidak dikuti nama orang)
2.
MEMBUAT RESUME
PRNGERTIAN MENULIS, TAHAPAN DALAM MENULIS
PENGERTIAN
MENULIS
Lambang atau simbol yang di buat
secara sistematis sehingga dapat dengan
mudah dipahami oleh orang lain, lengan dan mata secara terintegrasi,
keterampilan menulis merupakan sebuah kemampuan motorik sehingga dapat
dikembangkan dengan kegiatan lain untuk menunjang keberasilan dalam menulis
seperti saat bermain sambil menulis apa saja yang dikerjakannya, keberasilan
menulis adalah dengan menggunakan lambang-lambang dari bahasa yang dipahami oleh
penulis maupun pembaca menggunakan bahasa yang sama.
TAHAPAN DALAM
MENULIS
Pada tahap ini dibahas setiap
butir yang ada di dalam karangan yang disusun, ini berarti digunakan
bahan-bahan yang sudah diklasifikasikan menurut keperluan sendiri, disadari bahwa
masi diperlukan bahasa lain
·
Isi karangan
Bagian isi
karangan merupakan inti dari karangan itu sendiri, dan kesimpulan
·
Kosakata atau
pilihan kata
Mendefinisikan
pilihan kata adalah seleksi kata-kata untuk mengespresikan ide atau gagasan
atau persamaan, dengan pemilih kata persyaratan pokok yang harus diperlukan
yaitu ketepatan dan kesesuaian, aspek logika kata-kata; kata kata yang dipilih
harus secara tepat mengungkapkan apa yang ingin diungkapkan, menyangkut aspek
sosial kata-kata.
·
Kalimat efektif
Kalimat yang
mengandung gagasan haruslah yang memenuhi syarat gramatikal, atau menerbitkan
selera pembaca.
·
Paragraf
Yang berhubungan
satu dengan yang lain sehingga merupakan kesatuan utuh untuk menyampaikan suatu
maksud, sampai pada kalimat penutup, himpunan kalimat ini saling bertalian
dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah karangan,
3.
MEBUAT RESUME
FONOLOGI, MORFOLOGI, DAN SINTAKSIS
Fonologi
Fonologi adalah ilmu tentang
perbendaharaan bunyi-bunyi (fonem) bahasa dan distribusinya, fonologi diartikan
sebagai kajian bahasa yang mempelajari tentang bunyi-bunyi bahasa yang
diproduksi oleh alat ucap manusia, bidang kajian fonologi adalah bunyi bahasa
sebagai satuan terkecil dari ujaran dengan gabungan bunyi yang membentuk suku
kata.
Terdiri dari gabungan kata fon
(yang berarti bunyi) dan logika (yang berarti ilmu) dalam khazanah bahasa
indonesia, istilah fonologi merupakan turunan kata dari bahasa belanda, yaitu
fonologie, yaitu fonetik dan fonemik, fonologi berbeda dengan fonetik, fonentik
mempelajari bagimana bunyi-bunyi fonem sebuah bahasa direalisasikan atau
dilafalkan, terutama yang berubungan
dengan penggunaan dan pengucapan bahasa,fonetik adalah bagian fonologi yang
mempelajari cara mengasilkan bunyi bahasa atau bagimana suatu bunyi bahasa
diproduksi oleh alat ucap manusia,fonemik adalah bagian fonologi yang
mempelajari bunyi ujaran menurut fungsinya sebagai pembedan arti,
Ada 3 (tiga) unsur penting ketika
organ ucap manusia memperoduksi bunyi atau fonem yaitu:
·
Udara- sebagai
penghantar bunyi.
·
Artikulator-
bagian alat ucap yang bergerak.
·
Titik artikulasi
(disebut juga artikulator pasif) – bagian alat ucap yang menjadi titik sentuh artikulator.
Sedangkan fonem adalah satuan
bunyi ujaran terkecil yang membedakan arti, variasi fonem karena pengaruh
lingkungan yang dimasuki disebut alofon, jadi fonem berbeda dengan huruf dan
kluster (konsonan rangkap)
Vokal : Adalah
fonem yang dihasilkan dengan menggerakkan udara keluar tanpa rintangan,
terdapata huruf vokal, huruf vokal merupakan huruf-huruf yang dapat berdiri
tunggal dan mengasilkan bunyi sendiri, huruf vokal terdiri atas: a, i, u, e,
dan o, huruf vokal sering pula disebut huruf hidup,
Konsonan : Adalah
fonem yang dihasilkan dengan menggerakkan udara keluar dengan rintangan, yang
dimaksud dengan rintangan adalah terhambatnya udara keluar oleh adanya gerakan
atau perubahan posisi artikulator, yaitu huruf-huruf yang tidak dapat berdiri
tunggal dan membutuhkan keberadaan huruf vokal untuk mengasilkan bunyi, huruf
konsonan tersebut terdiriatas: b, c, d , f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t,
v, w, x, y, dan z, huruf konsonan sering pula disebut sebagai huruf mati.
MORFOLOGI
Morfologi adalah cabang liguistik
yang mengidentikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatika,
morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh
perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata, kata morfologi
berasal dari kata morphologie, kata morpholohi berasal dari bahasa yunani
morphe yang digagabungkan dengan logos, morphe berarti bentuk dan logos berarti
ilmu, kata morfologi berarti ilmu tentang bentuk yang dipelajari dalama
morfologi ialah bentuk kata, juga menjadi objek pembicaraan dalam morfolog,
secara struktural objek pembicaraan dalam morfologi adalah adalah morfem pada
tingkat terendam dan kata pada tingkat terendah dan kata pada tingkat tertinggi
dikatakan bahwa morfologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk kata
(struktur kata) serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap maka
(arti) dan kelas kata.
SINTAKSIS
Sintaksis merupakan struktur
internal bahasa dalam objek kajian ilmu linguistik dan menjelaskan pengertian
sintaksis sebagai l”etude des relations entre les mots dans le discours (studi
tentang hubungan kata-kata di dalam wacana), selain itu dijelaskan juga bahwa
sintaksis adalah etude de la forme des syntagmes ou des combinaisons des mots
setudi tentang bentuk sintagma atau kombinasi kata-kata, jadi secara etimologi
sintaksis berarti menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau
kalimat, sintaksis merupakan tatabahasa yang membahasa hubungan antara
kata-kata di dalam sebuah tuturan,tata bahasa sendiri terdiri atas morfologi
yang menyangkut struktur gramatikal di dalam kata sintaksis yang mmempelajari
tatabahasa diantara kata-kata didalam tuturan, verhaar 2001 juga menjelaskan
pengertian sintaksis sebagai cabang ilmu linguistik yang menyangkut susunan kata-kata
di dalam kalimat, kajian tentang bentuk-bentuk atau bagian-bagian dari wacana
fleksi dan pembentukan kata atau derivasi
4.
MEMBUAT RESUME
PENGERTIAN KATA, DAN MACAM MACAM KATA
PENGERTIAN KATA
Kata adalah dari bahasa sanskerta
“kata” yang mempunyaiarti konversasi, bahasa, cerita, atau dongeng, kata yaitu
unit bahasa yang berisikan arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem, Kata
bisa diartikan sebagai elemen terkecil dalam bahasa yang bisa diucapkan atau
dituliskan dan merupakan suatu realisasi dari kesatuan perasaan atau pikiran
yang dipakai dalam berbahasa, kumpulan atau penggabungan kata akan menjadi
frasa, kalusa dan kalimat.
FUNGSI KATA
Kata mempunyai fungsi menjadi
penyusun kalimat. Masing-masing kata mempunyai arti yang berbeda arti kata
dapat berubah sesuai dengan pemakaiannya pada kalimat. Membuat kalimat yang
efektif dibutuhkan beberapa jenis kata sebagai penyusunan.
JENIS-JENIS KATA
Menurut tata bahasa baku bahasa indonesia,
kata dibagai menjadi tujuh jenis, yakni.
Kata Kerja (Verba) : kata kerja
atau verba merupakan jenis kata yang memiliki fungsi menerangkan sebuah
tindakan, pengalama, keberadaan atau seluh bentuk aktivitas dinamis lainnya.
Pada kalimat kata kerja mempunyai posisi sebagai predikat, misalnya suatu
contoh kata kerja yaitu makan, minum, kerja antara lain:
·
Mempunyai arti
perbuatan kegiatan atau tindakan
·
Mempunyai arti
peroses
·
Biasanya diikuti
kata benda
·
Biasanya diikuti
kata sifat atau keterangan
·
Biasanya
dibentuk dengan imbuhan me-di-ber-ter-di-ka, ber-an memper-an dan memper-i
·
Kata dapat
diawali kata yang menyatakan waktu, seperti telah, akan, sedang, hampir,
segera.
·
Bisa diperluas
dengan cara menambahkan dengan kata sifat sesudahnya misalnya seperti doni
berjalan dengan cepat, dan lain-lain
Kata Benda (Nomina) : Kata benda
atau nomina merupakan kata yang mengarah pada segala hal yang dapat dibentuk
kata benda biasa dipakai untuk menyebutkan makhluk hidup, benda mati ataupun
tempat. Contoh kata benda antara lain manusia, ilmu, makanan, dan lain-lain.
·
Bisa diperluas
dengan menambahkan kata sifat, contohnya adalah motor yang bagus.
·
Dibatalkan
dengan kata bukan, misalnya seperti bukan kaca
·
Pada kalimat
dapat berkedudukan sebagai subjek dan objek. Contohnya seperti gadis membeli
motor baru, dalam kalimat itu kata gadis dan motor adalah kata benda
Kata Sifat (Adjektiva) : Kata
sifat atau adjektiva merupakan Kata yang dipakai untuk menerangkan sifat atau
kondisi suatu hal seperti makhluk hidup,benda mati, tempat, waktu ataupun yang
lainnya. Dalam pemakaiannya di kalimat kata sifat biasa digunakan untuk
menerangkan keadaan subjek atau objek kalimat tersebut.
·
Bisa dibatalkan
atau yang bersifat dengan kata tidak, atau bukan, contohnya tidak baik, tidak
pandai dan lain sebagainya.
·
Bisa diberikan
keterangan penguat kata penguat yang biasa dipakai antara lain seperti amat,
sangat, paling, sekali, benar. Contohnya sangat luas, amat banyak dan
lain-lain.
·
Bisa diberikan
penjelasan pembagian kata pembanding yang biasa dipakai antara lain, lebih,
kurang, paling. Contohnya adalah, mobil ini, rasanya sepeda motor itu kurang
nyaman.
Kata Keterangan (Adverbia) : Kata
keterangan atau adverbia merupakan kata yang menunjukan keterangan (penjelasan)
mengenai kata lain (kata bilangan, kata kerja, dan kata sifat) dalam suatu kalimat. Tetapi kata keterangan tidak dapat
menerangkan kata benda atau kata ganti benda, menurut bahasa, kata adverbia
dari bahasa latin, yakni ada yang artinya untuk dan verbum yang artinya kata
pada setruktur kalimat, kata keterangan seringkalih dilambangkan dengan K yang
artinya keterangan.
·
Memberikan penjelasan
mengenai kata lain
·
Tidak dapat
dipahami untuk sebagai penjelas kata benda atau kata ganti benda
·
Seringkali
letaknya di awal atau akhir kalimat
·
Dapat dipakai
untuk seluruh jenis kalimat
Kata Ganti (pronomina) : kata
ganti atau promina merupakan jenis kata yang dipakai untuk menggantikan posisi
kata abenda atau orang dalam kalimat kata ganti (pronomina) berfungsi untuk
memperhalus kalimat mereka dan lain sebagainya.
·
Biasanya dalam
suatu kalimat kata ganti berada di posisi subjek dan objek nanya pada kalimat
tertentu pronomina dipakai sebagai predikat
·
Jenis kata ganti
yang dipakai berubah-ubah sesuai dengan kata yang hendak dipakai dan
penggunaanya dalam kalimat
Kata Bilangan (Numeralia) : Kata
bilang atau numeralia merupakan jenis kata yang mempunyai fungsi untuk
menyatakan jumblah benda atau urutannya dalam suatu deretan , ada dua jenis
kata bilangan.
·
Kata Bilangan
Tentu (Takrif)
Adalah kata
bilangan yang dipakai apabila sudah jelas berapa nominal yang dimaksudkan
seperti satu, ketujuh, setengah, dan lain-lain
·
Kata Bilangan
Tak Tentu
Contoh seperti
beberapa, seluruh, banyak dan lain-lain
Kata Tugas
Kata tugas merupakan salah satu
jenis kata dalam bahasa indonesia yang hanya mempunyai arti leksikal atau arti
tetap, ada beberapa kelompok kata tugas antara lain.
·
Kata Depan
(Preposisi)
Kata depan
merupakan kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat yang diikuti
oleh nominal atau pronominal.
Kata depan
adalah kata yang menjadi penghubung kata benda dengan bagian kalimat. Kata
depan dipakai untuk menghantar objek penyerta kalimat dan tidak dapat
mengantarkan subjek kalimat.
·
Kata Penghubung
(Konjungsi)
Kata
penghubung/kata hubung/kata sambung merupakan kata yang fungsinya sebagai
penghubung antara satu kata dengan kata lainnya (dalam suatu paragraf).

No comments:
Write Post a Comment