Sunday, 27 March 2022

130 Siswa-Siswi di Karawang Ikut LDKS Yayasan Saan Mustopa Center



SMC- Yayasan Saan Mustopa Center, gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk para siswa-siswi sekolah menengah di kabupaten Karawang, Tirtajaya, Minggu, 27/3/2022.

Peserta berasal dari  sekolah SMA, SMK, MA dan Pondok Pesantren mencapai 150 siswa-siswi yang ikut menghadiri, kegiatan dilaksanakan selama 3 hari dimulai tanggal 25,26 sampai 27 kemarin.

Mengusung tema "Mempersiapkan Generasi Milenial yang Humanis, Agamis, serta Amanah untuk Organisasi, Umat dan Bangsa", Kegiatan LDKS ini diisi oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muawanah , Rengasdengklok, Kyai Iskandar. Selain itu materi-materi kepemimpinan pun diisi oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Indonesia (UI).

Ketua Yayasan Saan Mustopa Center, Aldi Sa'adilah Albasith, SH dalam sambutanya mengatakan.

 "LDKS ini sudah mencapai angkatan ke-7, karena setiap tahun selalu mengadakan kegiatan rutinitas ini untuk memberikan asupan intelektual siswa-siswi disekolah, serta melatih jiwa kepemimpinan dan keaktifan mereka," tuturnya.

Ditempat yang sama, Mahasiswa Pascasarjana UI, Enda, S.Sos, menjelaskan kepada seluruh peserta tentang pentingnya menanamkan mental pemberani dan aktivis pada kehidupan dalam mengambil keputusan.

"Kita sebagai calon pemimpin, harus berani dalam mengambil keputusan baik di sekolah maupun di masyarakat, kita harus belajar menganalisis sosial agar mampu memahami potensi apa yang ada pada lingkungan setempat dan ungkapkan demi kebaikan," jelasnya.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI sekaligus Pembina Yayasan,  Kang Saan Mustopa, M.Si  yang mengatakan dalam sambutannya, " siswa-siswi yang sekolahnya jauh dari kota pun berhak untuk sukses, jangan berkecil hati. Kalau kita mempunyai soft skill dan keahlian yang mumpuni kita layak mendapatkan kesuksesan itu. Saya bangga dengan kegiatan ini, karena mampu melatih soft skill serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini,"

Friday, 11 February 2022

DPD NasDem Karawang Resmikan Posko Pengaduan Kekerasan Seksual


SMC.NET - 
 DPD Partai Nasdem Karawang resmi membuka posko pengaduan kekerasan seksual. Pendirian Posko tersebut sebagai upaya mendukung program pemerintah, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Karawang, Indriani, SH, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karawang, Sri Mulyani dan sejumlah wartawan dari berbagai media.

Ketua DPD NasDem Karawang Jawa Barat, Dian Fahrud Jaman mengatakan melalui posko yang didirikan di Kantor DPD partai NasDem, Grand Taruma Karawang. Partai Nasdem menjamin akan memberikan pendampingan hukum hingga fasilitas kesehatan mental bagi masyarakat yang menjadi korban kekerasan seksual.


"Dengan motto "Bersama Partai NasDem, Mari Kita Hapuskan Kekerasan Seksual. Partai Nasdem juga menjamin rasa aman dan keamanan data setiap pengadu," kata Dian Fahrud Jaman di Karawang, Selasa (1/2/22). 
Menurut  Dian, pembukaan posko tersebut dipilih Partai NasDem karena melihat fenomena kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia yang mengalami kenaikan. Hingga akhir Tahun 2021 di Kabupaten Karawang sendiri mencapai 93 kasus kekerasan seksual. Namun hingga saat ini belum tertangani seluruhnya oleh penegak hukum akibat banyak korban kekerasan seksual yang minim informasi jika akan hendak melapor dan tidak ada jaminan hukum atas kasus kekerasan seksual. "


Mudah-mudahan, dengan adanya Posko Pengaduan Kekerasan Seksual ini bisa membantu masyarakat dan menjadi jalan alternatif untuk menyelesaikan berbagai masalah terkait kekerasan seksual," ungkap Dian. (Red)

Wednesday, 5 January 2022


 

Wednesday, 3 November 2021

yuyuty


 kkyujytjuytuyu

Tuesday, 2 November 2021

Belum Ada Judul

 

lasgow, Kominfo - Presiden Joko Widodo membahas sejumlah penguatan kerja sama Indonesia-Amerika Serikat dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, di Scottish Event Campus (SEC), Glasgow, Skotlandia, Senin (01/11/2021). Presiden mengapresiasi kerja sama yang dilakukan selama pandemi.

Pertama, Indonesia menghargai kerja sama bidang kesehatan selama pandemi mulai dari penerimaan stok vaksin melalui mekanisme dose-sharing, ventilator, obat-obatan teurapeutik, hingga alat kesehatan lainnya. Presiden mengatakan Indonesia tertarik untuk menjadi bagian dari rantai pasok global di bidang kesehatan melalui pembangunan industri kesehatan Indonesia.

Kedua, Presiden menyampaikan pentingnya untuk memperkuat kerja sama ekonomi terutama dalam pengembangan ekonomi hijau. Menurut Presiden, Indonesia dapat menjadi mitra kerja sama ekonomi yang handal.




Ketiga, terkait perubahan iklim, Presiden kembali menekankan komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon. Indonesia telah menunjukkan hasil yang baik dalam menurunkan tingkat deforestasi secara signifikan dan tingkat kebakaran hutan yang berada pada titik paling rendah dalam 20 tahun.

“Saya akan restorasi hutan bakau hingga 600 ribu hektare dalam 3 tahun ke depan. Ini akan menjadi konservasi hutan mangrove terbesar di dunia,” jelasnya.

Dalam sektor energi, Presiden menyebut telah mencanangkan transformasi Indonesia menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau. Kepala Negara mengajak Amerika Serikat untuk melakukan investasi pada energi baru dan terbarukan termasuk pengembangan ekosistem mobil listrik dan baterai lithium.

Tuesday, 12 January 2021

Jurnal Pemikiran Kalam Pluralisme Agama

Thursday, 23 July 2020

Mari Mengenal Akhlaq


Pesan Dakwah Islam Modern

TELAAH KRITIS KONSTRUKSI EKSISTENSIALISME DALAM TEOLOGI ANTROPOSENTRIS HASAN HANAFĪ







CORAK DAN METODOLOGI TAFSIR INDONESIA “WAWASAN AL-QUR’AN” KARYA M. QURAISH SHIHAB



Friday, 10 July 2020

Jurnal Ayat-Ayat Toleransi Dalam Al-Quran Perspektif Dalam Tafsir Al-Misbah Dan Al-Azhar




Fiqih Wudhu Lengkap




Pendekatan Historis dan Antropologi Metodologi Studi Islam

Urgensi Studi Pemikiran Islam Dengan Pendekatan Phsyiologis dan Feminisme

Mengenal Lebih Dalam Bahasa Indonesia



PENGERTIAN BAHASA

Fungsi bahas adalah pemahaman dasar dalam memahami bahasa, bisa lebih mendalami dan dapat mengapalikasikan dengan baik dan identifikasi diri, bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat  ucap manusia, mungkin ada yang kebenaran dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi, mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama.

FUNGSI BAHASA

Fungsi bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

·         Alat untuk Ekspresi Diri

·         Alat untuk Komunikasi

·         Alat untuk Adaptasi Sosial

·         Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia

·         Alat untuk mengidentifikasi diri

·         Alat control sosial dan integrasi (penyatuan)

·         Alat untuk berpikir dan lain-lain

RAGAM BAHASA

Ragam bahasa pada masyarakat suatu golongan seperti ragam bahasa orang akademisi berbeda dengan ragam bahasa orang jalanan, ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan, ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal dan informasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan, lidah setajam pisau atau silet oleh karena itu sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara atau target komunikasi, bahasa isyarat atau gestur atau bahasa tubuh adalah salah satu cara berkomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh, bahasa isyarat digunakan permanen oleh penyandang cacat karena mereka mempunyai bahasa sendiri, bahasa bisa punah karena kebanyakan bahasa didunia ini tidak setatis, dan mencuri kata-kata dari bahasa lain, bahasa hidup dan berkembang ketika masyarakat menuturkannya sebagai alat komunikasi utama, meskipun masih ada sedikit penutur asli yang menggunakan tetapi generasi muda tidak lagi menjadi penutur bahasa tersebut.

Banyak situasi yang menyebabkan bahasa punah, sebuah bahasa punah ketika bahasa itu berubah bentuk menjadi famili bahas-bahasa lain, orang indonesia kini boleh jadi tidak mengerti bahasa melayu yang digunakan di indonesia awal abadi ke20, karena bahasa indonesia saat ini berasal dari bahasa melayu yang telah mengalami infusi kata-kata bahasa asing, bisa dikatakan bahasa melayu bermetamorfosis dalam bahasa indonesia, kelak kalau bahasa indonesia makin berkembang dan demikian pula bahasa melayu malaysia kemungkinan bahasa melayu akan punah, karena pengaruh globalisasi dan IPTEK menyebapkan masyarakat indonesia menganggap bahasa indonesia itu : Tida gaul, Terlalu formal, Rapuhnya bahasa indonesia di sebapkan: Tergerus arus globalisasi, kemungkinan banyak orang yang tidak menyukai peraturan bahasa indonesia, tidak adanya relasi masyarakat dengan pemerintahan tentang pembudidayaan,

Bahas daerah juga memberi pengaruh pada perkembangan bahasa indonesia, karena bahasa indonesia mungkin dianggap terlalu formal untuk dipakai sehari-hari, tidak apa-apa sebenarnya bahasa asing menyerap  kedalam bahasa indonesia, bahasa indonesia harus luwes menerima unsur bahasa lain, bahasa indonesia mengenal dua macam serapan yakni : Unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa indonesia. Unsur asing yang pengucapan dan penulisannya telah disesuaikan dengan kaidah bahasa indonesia.

 

 

1.      MEMBUAT RESUME EJAAN YANG DI SEMPURNAKAN

 

Pemakaian Huruf

Huruf Abjat

Ada 26 yang masing-masing memiliki jenis huruf besar dan kecil.

Huruf Vokal

Ada 5: a, e, i, o, dan u, tanda aksen e dapat digunakan pada huruf e jika ejaan kata menimbulkan keraguan.

Huruf Konsonan

Ada 21 : b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z huruf c, q,v w, x, dan y tidak punya contoh di akhir kata. Huruf x tidak punya contoh di tengah kata huruf q dan x digunakan khusus untuk nama dan keperluan.

Diftong

Ada 3 : ai, au, dan oi.

Gabungan Konsonan

Ada 4 : kh ng, ny, dan sy.

Pemenggalan Kata

·         Kata dasar

Di antara dua vokal berurutan di tengah kata (diftong tidak pernah diceraikan): ma-in, sebelum huruf konsonan yang diapit dua vokal di tengah kata: man-di, diantara konsonan pertama dan kedua pada tiga konsonan yang berurutan di tengah kata: ul-tra,

·         kata berimbuhan: Sesudah awalan atau sebelum akhiran: me-rasa-kan.

·         Gabungan kata: di antara unsur pembentuknya: bi-o-gra-fi.

Huruf Kapital

·         Huruf pertama pada awal kalimat

·         Huruf pertama petikan langsung

·         Huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama tuhan dan kitab suci termasuk kata ganti untuk tuhan

·         Huruf pertama nama gelar kehormatan keturunan dan keagamaan yang dikuti nama orang (tidak berlaku jika tidak dikuti nama orang)

 

2.      MEMBUAT RESUME PRNGERTIAN MENULIS, TAHAPAN DALAM MENULIS

PENGERTIAN MENULIS

Lambang atau simbol yang di buat secara  sistematis sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh orang lain, lengan dan mata secara terintegrasi, keterampilan menulis merupakan sebuah kemampuan motorik sehingga dapat dikembangkan dengan kegiatan lain untuk menunjang keberasilan dalam menulis seperti saat bermain sambil menulis apa saja yang dikerjakannya, keberasilan menulis adalah dengan menggunakan lambang-lambang dari bahasa yang dipahami oleh penulis maupun pembaca menggunakan bahasa yang sama.

TAHAPAN DALAM MENULIS

Pada tahap ini dibahas setiap butir yang ada di dalam karangan yang disusun, ini berarti digunakan bahan-bahan yang sudah diklasifikasikan menurut keperluan sendiri, disadari bahwa masi diperlukan bahasa lain

·         Isi karangan

Bagian isi karangan merupakan inti dari karangan itu sendiri, dan kesimpulan

 

·         Kosakata atau pilihan kata

Mendefinisikan pilihan kata adalah seleksi kata-kata untuk mengespresikan ide atau gagasan atau persamaan, dengan pemilih kata persyaratan pokok yang harus diperlukan yaitu ketepatan dan kesesuaian, aspek logika kata-kata; kata kata yang dipilih harus secara tepat mengungkapkan apa yang ingin diungkapkan, menyangkut aspek sosial kata-kata.

 

·         Kalimat efektif

Kalimat yang mengandung gagasan haruslah yang memenuhi syarat gramatikal, atau menerbitkan selera pembaca.

 

·         Paragraf

Yang berhubungan satu dengan yang lain sehingga merupakan kesatuan utuh untuk menyampaikan suatu maksud, sampai pada kalimat penutup, himpunan kalimat ini saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah karangan,

 

 

3.      MEBUAT RESUME FONOLOGI, MORFOLOGI, DAN SINTAKSIS

 

Fonologi

Fonologi adalah ilmu tentang perbendaharaan bunyi-bunyi (fonem) bahasa dan distribusinya, fonologi diartikan sebagai kajian bahasa yang mempelajari tentang bunyi-bunyi bahasa yang diproduksi oleh alat ucap manusia, bidang kajian fonologi adalah bunyi bahasa sebagai satuan terkecil dari ujaran dengan gabungan bunyi yang membentuk suku kata.

Terdiri dari gabungan kata fon (yang berarti bunyi) dan logika (yang berarti ilmu) dalam khazanah bahasa indonesia, istilah fonologi merupakan turunan kata dari bahasa belanda, yaitu fonologie, yaitu fonetik dan fonemik, fonologi berbeda dengan fonetik, fonentik mempelajari bagimana bunyi-bunyi fonem sebuah bahasa direalisasikan atau dilafalkan, terutama yang  berubungan dengan penggunaan dan pengucapan bahasa,fonetik adalah bagian fonologi yang mempelajari cara mengasilkan bunyi bahasa atau bagimana suatu bunyi bahasa diproduksi oleh alat ucap manusia,fonemik adalah bagian fonologi yang mempelajari bunyi ujaran menurut fungsinya sebagai pembedan arti,

Ada 3 (tiga) unsur penting ketika organ ucap manusia memperoduksi bunyi atau fonem yaitu:

·         Udara- sebagai penghantar bunyi.

·         Artikulator- bagian alat ucap yang bergerak.

·         Titik artikulasi (disebut juga artikulator pasif) – bagian alat ucap yang menjadi titik sentuh artikulator.

Sedangkan fonem adalah satuan bunyi ujaran terkecil yang membedakan arti, variasi fonem karena pengaruh lingkungan yang dimasuki disebut alofon, jadi fonem berbeda dengan huruf dan kluster (konsonan rangkap)

Vokal : Adalah fonem yang dihasilkan dengan menggerakkan udara keluar tanpa rintangan, terdapata huruf vokal, huruf vokal merupakan huruf-huruf yang dapat berdiri tunggal dan mengasilkan bunyi sendiri, huruf vokal terdiri atas: a, i, u, e, dan o, huruf vokal sering pula disebut huruf hidup,

Konsonan : Adalah fonem yang dihasilkan dengan menggerakkan udara keluar dengan rintangan, yang dimaksud dengan rintangan adalah terhambatnya udara keluar oleh adanya gerakan atau perubahan posisi artikulator, yaitu huruf-huruf yang tidak dapat berdiri tunggal dan membutuhkan keberadaan huruf vokal untuk mengasilkan bunyi, huruf konsonan tersebut terdiriatas: b, c, d , f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, dan z, huruf konsonan sering pula disebut sebagai huruf mati.

 

MORFOLOGI

Morfologi adalah cabang liguistik yang mengidentikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatika, morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata, kata morfologi berasal dari kata morphologie, kata morpholohi berasal dari bahasa yunani morphe yang digagabungkan dengan logos, morphe berarti bentuk dan logos berarti ilmu, kata morfologi berarti ilmu tentang bentuk yang dipelajari dalama morfologi ialah bentuk kata, juga menjadi objek pembicaraan dalam morfolog, secara struktural objek pembicaraan dalam morfologi adalah adalah morfem pada tingkat terendam dan kata pada tingkat terendah dan kata pada tingkat tertinggi dikatakan bahwa morfologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk kata (struktur kata) serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap maka (arti) dan kelas kata.

 

SINTAKSIS

Sintaksis merupakan struktur internal bahasa dalam objek kajian ilmu linguistik dan menjelaskan pengertian sintaksis sebagai l”etude des relations entre les mots dans le discours (studi tentang hubungan kata-kata di dalam wacana), selain itu dijelaskan juga bahwa sintaksis adalah etude de la forme des syntagmes ou des combinaisons des mots setudi tentang bentuk sintagma atau kombinasi kata-kata, jadi secara etimologi sintaksis berarti menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat, sintaksis merupakan tatabahasa yang membahasa hubungan antara kata-kata di dalam sebuah tuturan,tata bahasa sendiri terdiri atas morfologi yang menyangkut struktur gramatikal di dalam kata sintaksis yang mmempelajari tatabahasa diantara kata-kata didalam tuturan, verhaar 2001 juga menjelaskan pengertian sintaksis sebagai cabang ilmu linguistik yang menyangkut susunan kata-kata di dalam kalimat, kajian tentang bentuk-bentuk atau bagian-bagian dari wacana fleksi dan pembentukan kata atau derivasi

 

4.      MEMBUAT RESUME PENGERTIAN KATA, DAN MACAM MACAM KATA

PENGERTIAN KATA

Kata adalah dari bahasa sanskerta “kata” yang mempunyaiarti konversasi, bahasa, cerita, atau dongeng, kata yaitu unit bahasa yang berisikan arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem, Kata bisa diartikan sebagai elemen terkecil dalam bahasa yang bisa diucapkan atau dituliskan dan merupakan suatu realisasi dari kesatuan perasaan atau pikiran yang dipakai dalam berbahasa, kumpulan atau penggabungan kata akan menjadi frasa, kalusa dan kalimat.

FUNGSI KATA

Kata mempunyai fungsi menjadi penyusun kalimat. Masing-masing kata mempunyai arti yang berbeda arti kata dapat berubah sesuai dengan pemakaiannya pada kalimat. Membuat kalimat yang efektif dibutuhkan beberapa jenis kata sebagai penyusunan.

 

JENIS-JENIS KATA

 Menurut tata bahasa baku bahasa indonesia, kata dibagai menjadi tujuh jenis, yakni.

Kata Kerja (Verba) : kata kerja atau verba merupakan jenis kata yang memiliki fungsi menerangkan sebuah tindakan, pengalama, keberadaan atau seluh bentuk aktivitas dinamis lainnya. Pada kalimat kata kerja mempunyai posisi sebagai predikat, misalnya suatu contoh kata kerja yaitu makan, minum, kerja antara lain:

·         Mempunyai arti perbuatan kegiatan atau tindakan

·         Mempunyai arti peroses

·         Biasanya diikuti kata benda

·         Biasanya diikuti kata sifat atau keterangan

·         Biasanya dibentuk dengan imbuhan me-di-ber-ter-di-ka, ber-an memper-an dan memper-i

·         Kata dapat diawali kata yang menyatakan waktu, seperti telah, akan, sedang, hampir, segera.

·         Bisa diperluas dengan cara menambahkan dengan kata sifat sesudahnya misalnya seperti doni berjalan dengan cepat, dan lain-lain

Kata Benda (Nomina) : Kata benda atau nomina merupakan kata yang mengarah pada segala hal yang dapat dibentuk kata benda biasa dipakai untuk menyebutkan makhluk hidup, benda mati ataupun tempat. Contoh kata benda antara lain manusia, ilmu, makanan, dan lain-lain.

·         Bisa diperluas dengan menambahkan kata sifat, contohnya adalah motor yang bagus.

·         Dibatalkan dengan kata bukan, misalnya seperti bukan kaca

·         Pada kalimat dapat berkedudukan sebagai subjek dan objek. Contohnya seperti gadis membeli motor baru, dalam kalimat itu kata gadis dan motor adalah kata benda

Kata Sifat (Adjektiva) : Kata sifat atau adjektiva merupakan Kata yang dipakai untuk menerangkan sifat atau kondisi suatu hal seperti makhluk hidup,benda mati, tempat, waktu ataupun yang lainnya. Dalam pemakaiannya di kalimat kata sifat biasa digunakan untuk menerangkan keadaan subjek atau objek kalimat tersebut.

·         Bisa dibatalkan atau yang bersifat dengan kata tidak, atau bukan, contohnya tidak baik, tidak pandai dan lain sebagainya.

·         Bisa diberikan keterangan penguat kata penguat yang biasa dipakai antara lain seperti amat, sangat, paling, sekali, benar. Contohnya sangat luas, amat banyak dan lain-lain.

·         Bisa diberikan penjelasan pembagian kata pembanding yang biasa dipakai antara lain, lebih, kurang, paling. Contohnya adalah, mobil ini, rasanya sepeda motor itu kurang nyaman.

Kata Keterangan (Adverbia) : Kata keterangan atau adverbia merupakan kata yang menunjukan keterangan (penjelasan) mengenai kata lain (kata bilangan, kata kerja, dan kata sifat) dalam suatu  kalimat. Tetapi kata keterangan tidak dapat menerangkan kata benda atau kata ganti benda, menurut bahasa, kata adverbia dari bahasa latin, yakni ada yang artinya untuk dan verbum yang artinya kata pada setruktur kalimat, kata keterangan seringkalih dilambangkan dengan K yang artinya keterangan.

·         Memberikan penjelasan mengenai kata lain

·         Tidak dapat dipahami untuk sebagai penjelas kata benda atau kata ganti benda

·         Seringkali letaknya di awal atau akhir kalimat

·         Dapat dipakai untuk seluruh jenis kalimat

Kata Ganti (pronomina) : kata ganti atau promina merupakan jenis kata yang dipakai untuk menggantikan posisi kata abenda atau orang dalam kalimat kata ganti (pronomina) berfungsi untuk memperhalus kalimat mereka dan lain sebagainya.

·         Biasanya dalam suatu kalimat kata ganti berada di posisi subjek dan objek nanya pada kalimat tertentu pronomina dipakai sebagai predikat

·         Jenis kata ganti yang dipakai berubah-ubah sesuai dengan kata yang hendak dipakai dan penggunaanya dalam kalimat

Kata Bilangan (Numeralia) : Kata bilang atau numeralia merupakan jenis kata yang mempunyai fungsi untuk menyatakan jumblah benda atau urutannya dalam suatu deretan , ada dua jenis kata bilangan.

·         Kata Bilangan Tentu (Takrif)

Adalah kata bilangan yang dipakai apabila sudah jelas berapa nominal yang dimaksudkan seperti satu, ketujuh, setengah, dan lain-lain

·         Kata Bilangan Tak Tentu

Contoh seperti beberapa, seluruh, banyak dan lain-lain

Kata Tugas

Kata tugas merupakan salah satu jenis kata dalam bahasa indonesia yang hanya mempunyai arti leksikal atau arti tetap, ada beberapa kelompok kata tugas antara lain.

·         Kata Depan (Preposisi)

Kata depan merupakan kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat yang diikuti oleh nominal atau pronominal.

Kata depan adalah kata yang menjadi penghubung kata benda dengan bagian kalimat. Kata depan dipakai untuk menghantar objek penyerta kalimat dan tidak dapat mengantarkan subjek kalimat.

·         Kata Penghubung (Konjungsi)

Kata penghubung/kata hubung/kata sambung merupakan kata yang fungsinya sebagai penghubung antara satu kata dengan kata lainnya (dalam suatu paragraf).

 


Tanya Jawab Mengenai Bersuci





SOAL

1. Definisi dan ruang lingkupnya

2. Dalil syara', baik dalil naqliy dari Alquran-Sunnah maupun hasil ijtihad

3. Fiqh Madzhab dan pendapat ulama

4. Kesimpulan hukumnya

 

Jawaban

1.      Secara bahasa kata wudhu (الؤضوء (dalam bahasa Arab berasal dari kata al-wadha’ah (الؤضاءة .(Kata ini bermakna an Nadhzafah (النظافه (yaitu kebersihan. Secara etimologi, wudhu berarti kebaikan dan kebersihan. Adapun maknanya dalam istilah fiqh adalah menggunakan air pada anggota-anggota tubuh tertentu, seperti wajah, tangan dan seterusnya, dengan cara yang tertentu pula. Di samping itu, dari definisi di atas juga dipahami bahwa wudhu bukan sekedar bertujuan untuk membersihkan anggota tubuh secara fisik dari kotoran, melainkan juga sebuah ritual ibadah yang telah ditetapkan tata aturannya lewat syara’ dari Allah SWT Wudhu bersifat fardhu apabila hendak shalat dan memegang Al Quran. Wudhu juga bisa bersifat wajib apabila mengerjakan thawaf. Selanjutnya wudhu bersifat sunnah apabila ingin memperbarui wudhu, menyentuh buku-buku agama (buku tafsir, hadis, aqidah, fiqh, dan lain-lain), hendak pergi tidur, serta sebelum melaksankaan mandi junub, dan lainnya. Wudhu juga bisa bersifat makruh mengulang wudhu sebelum melaksanakan shalat adalah dimakruhkan.

2.      Di dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman: ِ

 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ

 

 Hai orang-orang yang beriman apabila kamu hendak mengerjakan shalat maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku dan sapulah kepalamu dan kakimu sampai dengan kedua mata kaki...(QS. Al-Maidah:6)

 

 

Hadits Tentang Wudhu

Dari Ibnu ‘Umar –radhiyallahu ‘anhuma-, beliau berkata, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

 

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةٌ بِغَيْرِ طُهُورٍ وَلاَ صَدَقَةٌ مِنْ غُلُولٍ

 

“Tidak ada shalat kecuali dengan thoharoh. Tidak ada sedekah dari hasil pengkhianatan.”

3.      Para ulama sepakat bahwa tafsir dan penjelasan atas tata cara wudhu sebagaimana diperintahkan dalam al-Qur’an, terdapat pada sunnah-sunnah Rasulullah saw

 

Wudhu Rasulullah saw Menurut Mazhab Hanafi Imam Ibnu Maudud al-Maushili (w. 683 H), seorang ulama bermazhab Hanafi, dalam kitab matan-nya; Mukhtar al-Fatwa bahwa Fardhu wudhu adalah: membasuh wajah, tangan dan juga kedua siku, mengusap seperempat kepala, dan membasuh kaki dan juga kedua mata kaki. Sunnahnya: Membasuh kedua tangan sampai kepergelangan tangan sebanyak tiga kali sebelum mencelupkan tangannya ke dalam wadah air bagi yang baru bangun dari tidur, membaca tasmiyyah di awal wudhu, bersiwak, madhmadhah, istinsyaq, mengusap seluruh kepala dan kedua telinga dengan satu usapan air, takhlil jenggot dan ruas jari, membasuh tiga kali.

Wudhu Rasulullah saw Menurut Mazhab Maliki Imam Abu an-Naja al-‘Asymawi (w. Sebelum Abad 10 H), seorang ulama bermazhab Maliki, dalam kitab matan-nya; Matan al-‘Asymawiyyah bahwa Ada pun fardhu wudhu adalah : Niat, Membasuh wajah, Membasuh kedua tangan sampai kedua siku, Mengusap seluruh kepala, Membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki, Faur/muwalah, dan Tadlik/menggosok. Sunnahnya adalah: Membasuh ,kedua tangan sampai pergelangan, Madhmadhah, Istinsyaq, Istintsar; yaitu membuang air yang dimasukkan ke dalam hidup, Mengusap kepala dengan membalikkannya dari belakang, Mengusap sisi luar dan dalam telinga, Mengusap telinga dengan air yang baru, dan Tertib.

Wudhu Rasulullah saw Menurut Mazhab Syafi’i Imam Abu Syuja’ al-Ashfahani (w. 593 H), seorang ulama bermazhab Syafi’i, dalam kitab matan-nya; al-Ghayah wa at-Taqrib bahwa Fardhu wudhu adalah : Niat saat membasuh wajah, Membasuh wajah, Membasuh kedua tangan dan juga kedua siku,  Mengusap sebagian kepala, Membasuh kedua kaki dan juga kedua mata kaki, Tertib anggota wudhu sebagaimana telah disebutkan. Fardhu wudhu adalah : Niat saat membasuh wajah, Membasuh wajah,  Membasuh kedua tangan dan juga kedua siku, Mengusap sebagian kepala, Membasuh kedua kaki dan juga kedua mata kaki, Tertib anggota wudhu sebagaimana telah

Disebutkan

Wudhu Rasulullah saw Menurut Mazhab Hanbali Imam Mar’i bin Yusuf al-Karmi (w. 1033 H), seorang ulama bermazhab Hanbali, dalam kitab matan-nya; Dalil ath-Thalib li Nail al-Mathalib bahwa Fardhu wudhu itu Membasuh wajah termasuk madhamadhah dan istinsyaq, Membasuh kedua tangan dan juga kedua siku, Mengusap seluruh kepala termasuk kedua telinga, Membasuh kedua kaki dan juga kedua mata kaki, Tertib, dan Muwalah dan sunahnya adalah membasuh dengan banyak namun tidak berlebihan, serta mentakhil dan mentahjil yang perlu saja.

Syarat Wudhu Rasulullah Menurut 4 Mazhab

a)      Muslim. Aqil atau berakal.

b)      Baligh.

c)      Terhentinya hal-hal yang meniadakan wudhu seperti haiddan nifas.

d)      Keberadaan air mutlak yang cukup

e)      Masuknya waktu ibadah yang mensyaratkan wudhu, khusu bagi wanita yang mendapati istihadah atau kasus semisal.

f)       Adanya hadats

g)      Sampainya dakwah Nabi saw.

Sedangkan syarat sah wudhu sebagaimana berikut:

a)      Ratanya air membasahi anggota wudhu.

b)      Tidak adanya penghalang di kulit seperti lilin, lemak adonan, tanah, lem, cat, karet, atau benda apapun yang menjadi penghalang basahnya bagian anggota wudhu dari air.

c)      Berhentinya penyebab hadats, dengan demikian maka orang yang berwudhu sambil kencing misalnya, maka hukum wudhu'nya tidak sah. Demikian juga orang yang sudah selesai buang air tapi belum beristinja', kalau dia berwudhu' maka hukum wudhu'nya tidak sah.

d)      Ilmu tentang wudhu.

e)      Halalnya air. Syarat ini hanya diajukan oleh Hanbali saja dalam pandangan resmi mazhab

Kesimpulannya adalah setiap hukum wudhu pada mazhab masinng-masing memiliki nilai kebersihan yang berbeda namun pada pada dasarya esensi berwudhu adalah membersihkan anggota badan dengan benar dan cara yang benar. Wudhu adalah menggunakan air pada anggota-anggota tubuh tertentu, seperti wajah, tangan dan seterusnya, dengan cara yang tertentu pula. Pada dasarnya al-Quran sudah cukup lengkap menjelaskan tentang praktik wudhu. Namun para ulama sepakat bahwa al-Quran hanya menjelaskan praktik yang dikategorikan sebagai rukun

@jika ada kritik dan saran silahkan curahkan di blog kami terimakasih